Kamis, 22 Januari 2009

sekelumit mengenai pendopo nol kilometer

Sekelumit tentang pendopo nol kilometer
Oleh penyair goblok

Pelican bandoeng memcoba menyusun memori bandung tempo doeloe, dengan PENDOPO NOL KILOMETER CAFE Cultural dan kelompok kelompok pecinta bandung, sejak maret 2009 menyelenggarakan konsep cafe culture galerry sejarah bandoeng tempo doeloe.
Tujuan konsep cafe ini adalah:
1. Mendorong upaya "melek sejarah bandung"; menjadikan warga kota sebagai penyusun sejarahnya sendiri.
2. Memperat hubungan antargenerasi dan antargolongan warga kota Bandung.
3. Mendokumentasikan kekayaan bandung (material,haritege, budaya, dan pengetahuan bandung) guna mendorong pelestarian dan kepedulian pada Bandung dalam menghadapi persoalan-persoalan yang bersentuhan dengan kekayaan Bandung.
4. Menumbuhkan kebanggaan warga Bandung, terutama para Genarasi muda, terhadap identitas kota bandung.
Event ini diawali dengan kegiatan berbagi cerita bersama tentang sejarah lisan dan sejarah pasrtisipatif. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan pengumpulan informasi yang melibatkan seluruh Tokoh tokoh bandung. Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam tahap pengumpulan informasi ini misalnya: para pemuda memelopori diadakannya lomba foto bandung tempo dulu, reuni orang-orang tua yang berusia di atas 60 tahun untuk saling bercerita tentang segala macam hal tentang masa lalu kampung, kegiatan wawancara terekam (dengan perekam audio atau video), dsb.
Pengunjung pendoponolkilometer café culture, dari warga kota, pelancong dalam negeri hingga turis manca negara, dapat dengan leluasa mengenal sejarah kota bandung. Beragam media digunakan dalam cafe ini. Misalnya: tulisan, foto, film, gambar atau lukisan, tari, teater, musik, dsb.
Untuk tahap awal, mulai dikerjakan pengumpulan informasi yang telah dibagi dalam beberapa tema, antara lain:
1. Sejarah asal-usul Bandung, Belanda, dan wilayah hunianya.
2. Kenangan permainan tempo dulu
3. Kenangan tetang pedidikan di Bandung.
4. Kenangan makanan Bandung.
5. Kenangan minuman khas bandung.
6. kenangan bangunan, arsitektur, dan lingkungan.
7. Kenangan Taman taman kota bandung
8. Dokumentasi aktivitas keseharian dan gaya hidup bandung tempo dulu.
9. Dokumentasi bahasa dan budaya di bandung tempo dulu
Di masa mendatang, Pendopo Nol kilometer, direncanakan akan menjadi tempat bagi Pusat Arsip Bandoeng tempo doeloean. Pusat arsip ini akan menyimpan dokumen-dokumen (baik asli maupun salinan) dalam beragam bentuk (kertas, audio, video, maupun data digital), yang berkaitan dengan bandoeng tempo doeloe. Pusat arsip ini akan bisa diakses oleh siapa saja. Beberapa persiapan telah dilakukan, missal mengumpulkan meuble lama, mengenalkan kepada public melalui media on line pengumpulan dokumen bandoeng tempo doeloean. Menjalin kerja sama dengan komnitas komunitas pencinta bandung, menjalin kerjasama dengan biro biro perjalanan, PHRI serta organisasi organisasi kepemudaan di bandung, mewadahi untuk kerja sama sama saling menguntungkan antar komunitas. Untuk mengemas bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar