Kamis, 22 Januari 2009
komentar tentang pendopo
Bagus nih Bro, untuk menambah wawasan kita terhadap Kota Bandung tercinta.
Cuman ada 2 hal yang jadi pertanyaan sayah:
Pertama,
Kalo melihat tanda 0 (nol) kilometer yang ada sekarang, lokasinya berada di depan kantor PU (nu aya setum model baheula).
Menurut versi Buku Bandoeng Tempo Doeloe, karya Haryanto Kunto, konon katanya pada saat itu Dendels menancapkan tongkatnya di lokasi tersebut, sambil berkata disini akan menjadi pusat Kabupaten Bandung (harita mah masih kabupaten)
Bagaimana nih, yang betul yang mana ? mohon pencerahannya dari Bro dan member lainnya.
Kedua,
Ada hubungannya sejarah dunia perlendiran jaman dulu di Bandung,... punten ieu mah, kumawantun.
Kalo membaca dari beberapa buku dan artikel sejarah, ceunah baheula Bandung teh, udaranya sejuk, mojangna gareulis sehingga menjadi tempat hiburan favorit bagi menir-menir Belanda.
Konon katanya, sampe ada sejarah yang menceritakan tentang Neng Sari anu Item manis, yang sekarang menjadi Saritem.
Dan konon katanya, julukan Bandung Kota Kembang, dulunya berkonotasi negatif, apakah demikian ?
Mohon pencerahan dari Bro dan senior/ member lainnya?
Sakitu, hatur nuhun,.....................
Cuman ada 2 hal yang jadi pertanyaan sayah:
Pertama,
Kalo melihat tanda 0 (nol) kilometer yang ada sekarang, lokasinya berada di depan kantor PU (nu aya setum model baheula).
Menurut versi Buku Bandoeng Tempo Doeloe, karya Haryanto Kunto, konon katanya pada saat itu Dendels menancapkan tongkatnya di lokasi tersebut, sambil berkata disini akan menjadi pusat Kabupaten Bandung (harita mah masih kabupaten)
Bagaimana nih, yang betul yang mana ? mohon pencerahannya dari Bro dan member lainnya.
Kedua,
Ada hubungannya sejarah dunia perlendiran jaman dulu di Bandung,... punten ieu mah, kumawantun.
Kalo membaca dari beberapa buku dan artikel sejarah, ceunah baheula Bandung teh, udaranya sejuk, mojangna gareulis sehingga menjadi tempat hiburan favorit bagi menir-menir Belanda.
Konon katanya, sampe ada sejarah yang menceritakan tentang Neng Sari anu Item manis, yang sekarang menjadi Saritem.
Dan konon katanya, julukan Bandung Kota Kembang, dulunya berkonotasi negatif, apakah demikian ?
Mohon pencerahan dari Bro dan senior/ member lainnya?
Sakitu, hatur nuhun,.....................
Langganan:
Posting Komentar (Atom)














Tidak ada komentar:
Posting Komentar